Header Ads

Ad Home

Alasan Kenapa Kita Harus Berhati-Hati Dengan Cicak Dirumah

Cicak adalah salahsatu binatang yang tidak asing lagi bagi kita. Bahkan Binatang kecil ini sering kita jumpai menempel di dinding rumah kita. Keberadaannya dirumah kita memang tidak terlalu mengganggu, namun kita harus tetap waspada, karena menurut informasi yang saya baca ternyata cicak termasuk binatang yang berbahaya dan bisa membahayakan kita juga.

Dalam dunia ruqyah, setiap Roqy memahami bahwa cicak itu adalah salah satu makhluk pembawa sihir dan harus dibunuh. Didalam shahih Muslim disebutkan : Barangsiapa yang membunuh cecak pada satu kali pukulan maka baginya seratus kebaikan. Dan jika pada pukulan kedua maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang pertama), dan jika pada pukulan ketiga maka baginya (kebaikan) berbeda dengan itu (yang kedua).

Dalam hadist lainnya:
Ibnu Majah meriwayatkan didalam “Sunan” nya dari Saibah Maulah al Fakih bin al Mughiroh bahwa dirinya menemui Aisyah dan melihat di rumahnya terdapat sebuah tombak yang tergeletak. Dia pun bertanya kepada Aisyah,”Wahai Ibu kaum mukminin apa yang engkau lakukan dengan tombak ini?” Aisyah menjawab,”Kami baru saja membunuh cecak-cecak. Sesungguhnya Nabi saw pernah memberitahu kami bahwa tatkala Ibrahim as dilemparkan ke dalam api tak satu pun binatang di bumi saat itu kecuali dia akan memadamkannya kecuali cecak yang meniup-niupkan apinya. Maka Rasulullah saw memerintahkan untuk membunuhnya.” Kitab “az Zawaid” menyebutkan bahwa hadits Aisyah ini shahih.

Alasan Kenapa Kita Harus Berhati-Hati Dengan Cicak Dirumah

Pada saat melakukan ruqyah rumah, biasanya ketika dibacakan surat Al Baqarah dengan anehnya ada cicak tiba-tiba berjatuhan dan mati atau terkadang menemukan cicak mati dengan tubuh hangus. Anda boleh percaya atau tidak, yang jelas kita harus tetap waspada. Karena cicak sering dijadikan media pembawa sihir. Banyak dari golongan jin yang malih rupa menjadi cicak (hewan melata) untuk meletakkan racun sihir dirumah. Baca juga : Tips Mengetahui Titik Persembunyian Jin Dalam Tubuh Dengan Mengenali Tanda Serta Gejala Yang Dirasakan

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam telah menghabarkan kepada kami bahwasannya jin itu terdiri dari tiga kelompok. Pertama, jin yang selalu beterbangan (melayang) di udara, kedua, jin dalam wujud hewan melata dan ketiga, jin yang mempunyai tempat tinggal dan suka bepergian” (HR. Thabrani, Hakim, Baihaki dengan sanad yang shahih).

Sahabat.. selain cicak sering dijadikan media sihir, perlu diketahui pula ternyata cicak itu mengandung bakteri berbahaya yaitu Bakteri Escherichia Coli atau E Coli. Escherichia Coli telah dikenal sebagai mikroba yang bisa menyebabkan sakit perut dan dapat membahayakan kesehatan tubuh. Kotoran cicak juga ternyata bisa menembus plastik, sebuah penelitian pernah menunjukkan bahwa Kotoran Cicak merusak layar handphone.

Jadi.. dari keterangan diatas, inilah bukti bahwasannya kita harus berhati-hati dengan cicak di rumah. Semoga bermanfaat.. silahkan di share..

(sumber: Info herbalis)

6 komentar:

  1. Cicak cicak di dinding, diam diam merayap, datang seekor nyamuk, lalu di tangkap... Abis makan nyamuk sendal jepit terbang datang.... Cetaaarrrr....

    BalasHapus
  2. Secara rasional pun benar itu,yg dia makan aja nyamuk yang ngisap darah. Uda kebayang isi perutnya si cicak apa aj bakterinya.. Tp seingatQ Allah menciptakan sesuatu itu tidak ada yang sia",lalu gimana solusinya?

    BalasHapus
  3. Secara rasional pun benar itu,yg dia makan aja nyamuk yang ngisap darah. Uda kebayang isi perutnya si cicak apa aj bakterinya.. Tp seingatQ Allah menciptakan sesuatu itu tidak ada yang sia",lalu gimana solusinya?

    BalasHapus
  4. Dn skrng kita bunuh cicak,apa hak kita mmbunuh cicak ciptaan tuhan,tuhan yg mmbri khidupan trus kita main bnuh2 aja emng siapa kita apa hak kita,emng kita yg bri dia kehidupan

    BalasHapus
  5. Nyamuk juga ciptaan Allah, kenapa kita harus membunuhnya?

    BalasHapus
  6. Nyamuk juga makhluk Allah tetapi kenapa harus di basmi, kan dia juga brhak hidup sebagaimana cicak punya hak hidup.

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.